Salam dari Allah untuk Khadijah

Cahayanabi.com - Kisah Sayyidah khadijah binti khuwailid mendapatkan salam dari Allah ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari di dalam shahih nya.

Beliau menceritakan Nabi Muhammad sallallahu alayhi wa alihi wasallam di awal-awal Islam masih sering naik ke atas gua hira.

Ketika itu Nabi sallallahu alayhi wa alihi wasallam sedang mengerjakan shalat di gua hira. Rasa rindu meliputi Khadijah kepada suaminya, lalu ia pun memasak makanan yang paling lezat.

Sayyidatina Khadaijah memiliki banyak pembantu tapi beliau melayani Rasulullah sallallahu alayhi wa alihi wasallam dengan dirinya sendiri. Beliau memasak sendiri lalu membawa sendiri makanan tersebut naik ke atas gua hira.
keistimewaan sikap dan sifat siti khadijah mendapatkan salam dari Allah

Seperti  yang kita tau pada saat ini dengan jalan yang jauh lebih mudah untuk naik ke gua hira ini membutuhkan  waktu kurang lebih satu setengah jam untuk mendaki dan satu setengah jam pula untuk turun.

Sayyidah khadijah naik keatas gua hira pada kondisi dimana jalanan menuju kesana masih dipenuhi bebatuan dan dalam keadaan lapar untuk dapat makan bersama Rasulullah sallallahu alayhi wa alihi wasallam.

Setelah selesai salam dalam shalatnya Nabi Muhammad sallallahu alayhi wa alihi wasallam mendapati malaikat jibril datang kemudian berkata :

"Wahai Rasulullah, Ini Khadijah, datang membawa bejana berisi lauk pauk makanan. Bila nanti dia sudah menjumpaimu, sampaikan salam kepadanya dari Allah dan dariku....dan berilah kabar gembira kepadanya berupa  istana di surga terbuat dari mutiara yang didalamnya tidak ada kebisingan dan kesusahan"

Tak lama kemudian sampailah Khadijah kehadapan Rasulullah sallallahu alaihi wa wasallam, lalu Nabi berkata : 

“Wahai Khadijah..! ini Jibril, ia sampaikan salam dari Allah dan darinya. Dan ia bawa kabar gembira untukmu berupa istana di surga terbuat dari mutiara yang tidak ada suara hiruk pikuk dan rasa letih didalamnya”

Kemudian Khadijah menjawab :  “Sesungguhnya Allah itu adalah as-Salam, salam pula untuk Jibril dan salam dan  Rahmat Allah (semoga dilimpahkan) juga untukmu”

Begitu mulianya istri Rasulullah ini di hadapan Allah. Karena pada umumnya semua mukmin mendapatkan salam dari Allah ketika bertemu Allah (setelah meninggal) dan saat memasuki surga “Salam sejahtera dari Allah yang Maha Penyayang”.

Tapi sayyidah Khadijah sudah mendapatkan salam dari Allah saat beliau masih hidup di dunia, Subhanallah. 

Ini semua karena ia Ummul Mu’minin Sayyidatuna Khadijah telah berkorban, mengeluarkan hartanya, telah membenarkan Nabi sallallahu alayhi wa alihi wasallam, telah penuh yakin kepada Allah dan RasulNya. Wallahu alam bissawab…

Ya Allah jadikanlah kami menjadi umat yang dapat meneladani dan mengamalkan apa yang dilakukan orang-orang terdahulu yang Engkau cintai, Amin.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Salam dari Allah untuk Khadijah"

Post a Comment

Silahkan tulis komentar/pertanyaan kalian disini!